Rabu, 02 Oktober 2019

PRAKTEK ORGANISASI DAN BUDAYA PERUSAHAAN


MENGELOLAH PERILAKU ETIS LINTAS BUDAYA


3rd FOCUS GROUP DISCUSSION :

Sofi Yasinia Islami / 01218013
Siti Alfiatul Hasanah / 01218084
Muyes Sarah / 01218127


Organisasi : Pengertian organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan. (Stephen P. Robbins) 
Contoh Perusahaan, Karang Taruna, Majelis Ilmu, Perserikatan Buruh, dll

BUDAYA ORGANISASI

Pengertian Budaya Organisasi : Menurut Susanto, AB. (1997:3) : “Suatu nilai-nilai yang menjadi pedoman sumber daya manusia untuk menghadapi permasalahan eksternal dan penyesuaian integrasi ke dalam perusahaan, sehingga masing-masing anggota  organisasi harus memahami nilai-nilai yang ada dan bagaimana meraka harus bertindak atau berperilaku.”

Budaya perusahaan  menurut Schein, H. (1992:12): Budaya perusahaan sebagai suatu perangkat asumsi dasar akan membantu anggota kelompok dalam memecahkan masalah pokok dalam menghadapi kelangsungan hidup, baik dalam lingkungan eksternal maupun internal, sehingga akan membantu anggota kelompok dalam mencegah ketidakpastian situasi. Pemecahan masalah yang telah ditemukan ini kemudian dialihkan pada generasi berikutnya sehingga akan memiliki kesinambungan.

Garis besar Budaya : Budaya adalah Kebiasaan, tradisi, atau sesuatu yang sudah melekat pada suatu kegiatan dan peristiwa.

JADI BUDAYA ORGANISASI ADALAH

Budaya Organisasi
Budaya Organisasi adalah Sebuah perkumpulan manusia yang menjalankan tradisi untuk kepentingan visi dan misi.

Menurut Wikipedia, Budaya organisasi adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi. Dari organisasi-organisasi lainnya.Sistem makna bersama ini adalah sekumpulan karakteristik kunci yang dijunjung tinggi oleh organisasi.

BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN

1. Berorientasi pada Pemenuhan Kepuasan Diri
2. Berorientasi pada Proyek
3. Berorientasi pada Peran
4. Berorientasi pada Kekuasaan

BERORIENTASI PADA PEMENUHAN KEPUASAN DIRI

  1. Mengutamakan kepuasan para pegawainya
  2. Setiap masalah ditangani dengan cara kekeluargaan. 
  3. Para karyawan diberi kebebasan dalam bekerja asal sesuai target.
  4. Aturan diberlakukan tidak terlalu ketat agar karyawan tidak merasa terkekang. 
  5. Karena faktor emosional sangat berperan, seringkali seseorang dapat promosi karena hubungan baik dan disukai atasan. Jadi kalau mau sukses, tetap pelihara hubungan baik dengan atasan. 
  6. Apa pun bisa terjadi tergantung dari keadaan emosi atasan. 
   Contoh: perusahaan keluarga, perusahaan berskala kecil

BERORIENTASI PADA PROYEK


  1. Profesionalitas adalah segalanya. Kemampuan seseorang lebih penting daripada kelakuan atau penampilan. K
  2. erja tim sangat dibutuhkan. H
  3. ubungan kerja bosB
  4. awahan dan antarkaryawan hanya sebatas pekerjaan. Jarang terjadi pembicaraan yang bersifat pribadi, apalagi curhat urusan di luar pekerjaan.
  5. Hasil dan target kerja sangat penting sehingga sistem punishment and reward sering digunakan. 
  6. Bekerja sesuai job description sangat dihargai. Membantu pekerjaan orang lain malah dianggap intervensi, kecuali dilibatkan dalam kerja tim.

     Contoh: perusahaan yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan.

PRAKTEK ETIKA LINTAS BATAS BUDAYA DALAM ORGANISASI


ETIKA PERUSAHAAN LINTAS BUDAYA

Relativisme etis adalah teori bahwa karena masyarakat yang berbeda memiliki keyakinan etis yang berbeda. Apakah tindakan secara moral benar atau salah, tergantung kepada pandangan masyarakat itu. Dengan kata lain, relativisme moral adalah pandangan bahwa tidak ada standar etis yang secara absolute benar dan yang diterapkan atau harus diterapkan terhadap perusahaan atau orang dari semua masyarakat. Dalam penalaran moral seseorang, dia harus selalu mengikuti standar moral yang berlaku dalam masyarakat manapun dimana dia berada. Pandangan lain dari kritikus relativisme etis yang berpendapat, bahwa ada standar moral tertentu yang harus diterima oleh anggota masyarakat manapun jika masyarakat itu akan terus berlangsung dan jika anggotanya ingin berinteraksi secara efektif. Relativisme etis mengingatkan kita bahwa masyarakat yang berbeda memiliki keyakinan moral yang berbeda, dan kita hendaknya tidak secara sederhana mengabaikan keyakinan moral kebudayaan lain ketika mereka tidak sesuai dengan standar moral kita.

  Standar etika berada dalam diri seseorang, bukan organisasi. Bahkan, organisasi tidak memiliki standar etika hanya anggota mereka para eksekutif, manajer, dan karyawan yang menentukan apakah sebuah perusahaan tertentu akan bertindak secara etis atau tidak, atau bertanggung jawab pada setiap titik waktu tertentu, dan bahkan penentuan ini terletak pada mata pemirsa. Standar etika yang seringkali tidak berbentuk, bertentangan, dan fana, tetapi dampaknya terhadap masyarakat lokal di seluruh dunia bisa mendalam.

Berkaitan ini untuk bisnis global adalah dunia yang sempurna ditandai dengan lingkungan di mana setiap orang bermain dengan aturan yang sama pada tingkat lapangan bermain atau lingkungan di mana semua orang ( atau setidaknya setiap kelompok ) menciptakan aturan sendiri.

Apa arti dari nilai-nilai universal ?


Orang-orang dan budaya berkembang seiring dengan berjalannya waktu dan ruang, seperti halnya keyakinan etis mereka dan nilai-nilai. Hal ini dapat dilihat pada keyakinan yang dianut untuk "menghormati tetangga" atau "melindungi berdaya" yang dapat ditemukan dalam berbagai bentuk tulisan yang tersebar luas

Apa hubungan antara prinsip-prinsip dan praktek ?

Banyak orang percaya bahwa prinsip-prinsip yang saling bertentangan, yang bertentangan dengan praktek-praktek, adalah akar penyebab kebanyakan konflik.

Abad kelima sarjana Yunani dan sejarawan Herodotus mengamati : “Jika ada orang yang menetapkan setiap orang di dunia untuk memilih yang terbaik dari semua adat istiadat, setelah pertimbangan yang matang, akan memilih orang-orang mereka, begitu kuat manusia percaya bahwa kebiasaan mereka adalah yang terbaik.” Dia menyarankan masyarakat untuk tidak mengganggu kebiasaan dan praktek-praktek dari orang lain sebagai cara utama untuk menghindari, atau setidaknya meminimalkan konflik. Namun, ketika hal ini tidak mungkin, tindakan yang terbaik adalah fokus pada perjanjian, di mana kesamaan lintas budaya dapat ditemukan. Dengan demikian, daripada menitiberatkan fokus pada praktikyang mungkin ditolak, mungkin manajer harus lebih memperhatikan bagaimana membangun praktek-praktek yang dapat diterima bersama yang didasarkan pada prinsip-prinsip umum

Konflik antara Etika dengan Hukum

Implikasi praktis yang paling utama dari pemisahan antara aspek etika dengan hukum adalah bahwa satu-satunya parameter yang paling dasar dalam perilaku manusia ini (seperti tindak kejahatan terhadap masyarakat) diatur oleh hukum beserta sanksi yang diperlukan, sementara etika seringkali dianggap sebagai peraturan yang dibuat oleh seseorang secara individu atau kelompok dan tidak melibatkan campur tangan pemerintah.

Apa yang harus dilakukan seseorang (termasuk para manajer), apabila ia dihadapkan pada konflik antara hokum atau etika di satu sisi dengan aturan hukum lokal di sisi lain? Ketika semua upaya yang memungkinkan gagal menyelesaikan konflik, penelitian menunjukkan bahwa di sebagian besar budaya, seringkali orang lebih memilih jalur etika dibandingkan hukum. Manusia akan cenderung mengikuti akal sehat mereka sebelum mengikuti aturan hukum.

Pada kasus dimana aturan hukum dan moral saling bertentangan, apabila seseorang mengikuti akal sehat dan moral saja, ia justru menjerumuskan dirinya menuju hukuman secara legal. Meskipun demikian, sebagian besar budaya di dunia justru lebih menekankan pada pentingnya melakukan tindakan yang benar di atas tindakan hukum.

Oleh karena itu, masyarakat lebih khawatir apabila yang dipertaruhkan adalam hukum negara asalnya dibandingkan hukum negara lain. Misalnya, pebisnis yang bepergian ke Iran akan cenderung berbohong kepada pihak yang berwenang di Iran mengenai pernah atau tidaknya ia mengunjungi Israel, karena hal ini secara otomatis akan menghambat mereka memasuki Iran.



Kamis, 04 Juli 2019


 Rencana Bisnis
Rumah Cake Rhimaa Berkah




disusun oleh:
MUYES SARAH
DIREKTUR PERUSAHAAN
01218127




Jl. Raya Diponegoro No.1-B, Darmo, Wonokromo, Kota SBY, Jawa Timur 60241
No. Telepon 085785621012 No. Fax
Alamat E-mail muyessarah18@gmail.com Situs Web https://muysara.blogspot.com/


DAFTAR HALAMAN














1.   RINGKASAN EKSEKUTIF

RUMAH CAKE RHIMAA BERKAH
KEWIRAUSAHAAN
PRODUK KULINER
TAHUN INI 2019
5.000.000.00 / BULAN

2.1   DATA PERUSAHAAN

1.         Nama Perusahaan
RUMAH CAKE RHIMAA BERKAH

2.         Bidang Usaha
KEWIRAUSAHAAN

3.         Jenis Produk / Jasa
PRODUK

4.         Alamat Perusahaan
Jl. Raya Diponegoro No.1-B, Darmo, Wonokromo,

5.         Nomor Telepon/Fax
085785621012


6.         Alamat E-mail
Muyessarah18@gmail.com


7.         Bank Perusahaan
BRI

8.         Bentuk Badan Hukum


9.         Nomor Akte Pendirian


10.     N P W P


11.     Mulai Berdiri
TAHUN 2019 BULAN MEI

2.2   BIODATA PEMILIK / PENGURUS

1.         Nama
MUYES SARAH

2.         Jabatan
DIREKTUR PERUSAHAAN

3.         Tempat dan Tanggal Lahir
SURABAYA,03 AGUSTUS 2019

4.         Alamat Rumah
JL. WONOSARI LOR GG III E NO. 3

5.         Nomor Telepon
085785621012

6.         Nomor Fax


7.         Alamat E-mail

8.         Pendidikan Terakhir
SMK

9.         Pengalaman Kerja
ADMIN                      

2.3   STRUKTUR ORGANISASI


2.4   KONSULTAN PENDAMPING (jika ada)


2.5   SUSUNAN PEMILIK / PEMEGANG SAHAM



3.   ANALISIS PASAR DAN PEMASARAN

3.1   PRODUK / JASA YANG DIHASILKAN

1. MEMBUAT BROUNIS
2. MEMBUAT JELLY DENGAN FARIAN RASA

KEUNGGULAN PRODUK YANG DIMILIKI

1.         RASANYA BERBEDA DARI CAKE YANG LAIN
2.         BANYAK VARIASI CAKE YANG UNIK
3.          

3.2   GAMBARAN PASAR

NILAI PENJUALAN
(DALAM JUTAAN RUPIAH)

DATA NILAI PENJUALAN (3 – 5 TAHUN TERAKHIR)

Sebagai wirausaha yang baik kita harus mempunyai ide-ide yang kreatif untuk bisa meningkat produk kita saat produk kita lagi menurun. Dan kita sebagai wirausaha harus bisa mecapai target yang sudah di sepakati dari awal.



KEGIATAN PEMASARAN DAN PROMOSI YANG SUDAH DILAKUKAN

    PERSONAL SELLING
        Seperti sudah mempromosikan produk di social media dan teman – teman terdekat..........
...............................................................................................................................................

    PAMERAN
.............
...............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................

    BROSUR
.............
...............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................

    ADVERTISING / IKLAN
Lewat media social seperti WA, Instagram, dan Facebook melalu desain berbentuk jpg atau gambar 
...............................................................................................................................................

3.3   TARGET ATAU SEGMEN PASAR YANG DITUJU

GAMBARAN KARAKTERISTIK PEMBELI / PENGGUNA

Industry yang baik yang bisa


3.4   TREND PERKEMBANGAN PASAR


PERKIRAAN JUMLAH DAN 
NILAI RATA-RATA PERMINTAAN PRODUK PER TAHUN
PERKIRAAN LEBIH DARI 5.000 PRODUK DALAM 1 TAHUN KEDEPAN

3.5   PROYEKSI PENJUALAN




3.6   STRATEGI PEMASARAN

    PENGEMBANGAN PRODUK
DIMULAI DARI MEMPROMOSIKAN

    PENGEMBANGAN WILAYAH PEMASARAN
DITEMPAT YANG BANYAK PENGUJUNG, SEPERTI TEMPAT WISATAWAN


    KEGIATAN PROMOSI
SETIAP HARI, MELALUI GAMBARAN ATAU SLOGAN YANG TELAH DIDESAIN UNTUK DIJADIKAN BAHAN INFORMASI TERBARU

    STRATEGI PENETAPAN HARGA
DIMULAI DARI HARGA DASAR SAMPAI DENGAN HARGA POKOKNYA


3.7   ANALISIS PESAING

PESAING
KEUNGGULAN
KELEMAHAN
KEMASANNYA
1.  LEBIH UNIK DARI YANG LAIN          
2.          
1. RASANYA TIDAK SEPERTI APA YANG SUDAH MENJADIKAN KEMASANNYA.           
2.          

1.          
2.          
1.          
2.          

3.8   SALURAN DISTRIBUSI

WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI SAAT INI

1.     Wilayah Pemasaran
    Lokal................... .65 %
    Regional.............. .45 %
    Nasional.............. .70 %
    Ekspor................. .85 %

2.     Jalur Distribusi
    Individu
    Industri
    Pemerintah
    Lain - Lain
    Distributor
    Retailer
    Eksportir


3.     Alamat Showroom / Counter Penjualan (Milik Perusahaan)
4.          
5.          
6.          

WILAYAH PEMASARAN DAN JALUR DISTRIBUSI YANG DIRENCANAKAN

1.     Wilayah Pemasaran
    Lokal........................ 65. %
    Regional................... 25. %
    Nasional................... 10. %
    Ekspor........................ 5. %

2.     Jalur Distribusi
    Individu
    Industri
    Pemerintah
    Lain - Lain
    Distributor
    Retailer
    Eksportir


3.     Rencana Lokasi Showroom / Counter Penjualan
1.          
2.          
3.          


4.   ANALISIS PRODUKSI

4.1   PROSES PRODUKSI

PROSES PRODUKSI
BAHAN BAKU
TEKNOLOGI
MESIN
DIKUKUS
TEPUNG, GULA
KOMPOR, MIXER
DIPANGGANG
MARGARIN, TELOR DAN PENYEDAP RASA






KEUNGGULAN PROSES YANG DIMILIKI

1. RASANYA BERBEDA DENGAN PESAING LAINNYA
2. KEMASANNYA YANG UNIK

4.2   BAHAN BAKU DAN PENGGUNAANNYA

BAHAN BAKU

KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
SUMBER
TEPUNG

DARI HARGA JUAL
TELOR


MARGARIN



BAHAN PENOLONG
KEBUTUHAN
RATA-RATA PER BULAN
SUMBER
GULA

DARI HARGA JUAL
PENYEDAP RASA


TOPING LAINNYA



4.3   KAPASITAS PRODUKSI

FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI YANG DIMILIKI

1. MIXER
2. KOMPOR
3. OVEN 

KAPASITAS PRODUKSI RATA-RATA PER BULAN


4.4   RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI

STRATEGI DAN TAHAP-TAHAP RENCANA PENGEMBANGAN PRODUKSI

1.          INGIN BUKA TOKO DAN MENCARI IDE -IDE YANG KREATIF
2.          MENGEMBANGKAN INFORMASI TENTANG CAKE
3.          MENCIPTAKAN KARYAWAN YANG RAMAH DAN MURAH SENYUM

RENCANA PENAMBAHAN FASILITAS DAN MESIN PRODUKSI

*) tanah, bangunan, mesin dan peralatan produksi

TARGET KAPASITAS PRODUKSI RATA-RATA PER BULAN *)

*) setelah penambahan fasilitas dan mesin produksi


5.   ANALISIS SUMBERDAYA MANUSIA (SDM)

5.1   ANALISIS KOMPETENSI SDM

     

KEUNGGULAN DAN KOMPETENSI SDM LAIN-LAIN

1.        
2.          
3.          

5.2   ANALISIS KEBUTUHAN DAN PENGEMBANGAN SDM

JABATAN
Tingkat Pendidikan
Pengalaman (tahun)
Keterampilan Khusus
S1
2015-2019
Mengusai bidang sebagai kepala produksi









5.3   RENCANA KEBUTUHAN PENGEMBANGAN SDM

JABATAN
Jumlah Kebutuhan
Tenaga yang Tersedia
Tenaga yang Harus Direkrut













6.   RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

6.1   RENCANA PENGEMBANGAN USAHA

    STRATEGI PEMASARAN
......
...............................................................................................................................................
-            
-            
-            

    STRATEGI PRODUKSI
........
...............................................................................................................................................
-            
-            
-            

    STRATEGI ORGANISASI DAN SDM
.......
...............................................................................................................................................
-            
-            
-            

    STRATEGI KEUANGAN
.......
...............................................................................................................................................
-            
-            
-            

6.2   TAHAP-TAHAP PENGEMBANGAN USAHA

KEGIATAN
bulan ke -
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12





































































7.   ANALISIS KEUANGAN

7.1   LAPORAN KEUANGAN










7.2   RENCANA KEBUTUHAN INVESTASI

1)  sesuai dengan Bab 4.4 Rencana Pengembangan Produksi lihat tabel Rencana Penambahan Fasilitas dan Mesin Produksi
2)  sesuai dengan Bab 7.3 Tahapan Pengembangan Teknologi Informasi lihat tabel Rencana Penambahan Peralatan dan Sistem Informasi

 






                                     





KETERANGAN:
Nilai Penerimaan tahun pertama (2001) sama dengan jumlah Penerimaan per bulan untuk tahun pertama (2001), begitu pula dengan nilai pengeluaran. Saldo kas awal tahun pertama (2001) adalah saldo kas awal bulan pertama.

7.4   RENCANA KEBUTUHAN PINJAMAN

TOTAL NILAI KEBUTUHAN PINJAMAN / MODAL *)

*)  sesuai dengan PENERIMAAN PINJAMAN pada tabel RENCANA ARUS KAS untuk tahun pertama Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)
TOTAL NILAI KEBUTUHAN MODAL INVESTASI *)

*)  sesuai dengan Bab 8.2 Rencana Kebutuhan Investasi
TOTAL NILAI KEBUTUHAN MODAL KERJA *)

*)  total nilai kebutuhan pinjaman / modal dikurangi total nilai kebutuhan modal investasi

7.5   RENCANA PENGEMBALIAN DANA PINJAMAN

JANGKA WAKTU PENGEMBALIAN *)

*)  sesuai dengan masa berakhirnya pembayaran angsuran pokok pada tabel RENCANA ARUS KAS Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)
MASA TENGGANG PEMBAYARAN *)

*)  sesuai dengan masa tenggang pembayaran angsuran pokok pada tabel RENCANA ARUS KAS Bab 8.3 Rencana Arus Kas (Cash – Flow)

7.6   AGUNAN YANG DIMILIKI

1.         Jenis Agunan


2.         Spesifikasi dan Keterangan Lain-Lain


3.         Aspek Legalitas


4.         Nilai Agunan



8.   ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA

8.1   DAMPAK TERHADAP MASYARAKAT SEKITAR

-            
-            
-            

8.2   DAMPAK TERHADAP LINGKUNGAN

-            
-            
-            

8.3   ANALISIS RESIKO USAHA

-            
-            
-            

8.4   ANTISIPASI RESIKO USAHA

-            
-            
-            



LAMPIRAN

A.    ANALISIS LINGKUNGAN BISNIS

STRENGTH (KEKUATAN): sebutkan asset atau hal yang paling berharga dalam organisasi anda saat ini, berikan komentar seperlunya.
1.        PRODUK
    Harga jual
    Mutu produk
    Desain dan variasi produk
    Perlengkapan (feature) tambahan
    Pengemasan & label
Harga jual
Desain dan variasi produk
Pengemasam & label
2.        FUNGSI PEMASARAN
    Promosi dan iklan
    Tenaga sales
Promosi dan iklan
3.        DISTRIBUSI DAN PERSEDIAAN
    Kecepatan distribusi
    Ketepatan waktu pengiriman
    Ketersediaan barang
Ketepatan waktu pengiriman
4.        PELAYANAN PELANGGAN
    Keramahan pelayanan
    Pelayanan purna jual
Keramahan pelayanan
5.        ORGANISASI DAN SDM
    Wewenang dan delegasi
    Rekrutmen dan penempatan
    Tingkat keahlian khusus
    Tingkat pendidikan
    Pengalaman kerja
    Jumlah tenaga kerja
Tingkat keahlian khusus
Tingkat pendidikan
Pengalan kerja

6.        SISTEM MANAJEMEN
    Sistem pembukuan (akuntansi)
    Sistem administrasi
System pembukuan (akutansi)
7.        PRODUKSI
    Biaya produksi
    Perencanaan produksi
    Kapasitas produksi
    Kemampuan pemenuhan order
    Fasilitas produksi
    Penanganan limbah produksi
Perencanaan produksi
Fasilitas produksi
8.        TEKNOLOGI
    Penggunaan teknologi modern
Penggunaan teknologi modern
9.        PEMANFAATAN TI
    Pemahaman manfaat TI
    Ketersediaan perangkat keras
    Ketersediaan perangkat lunak
    Kemampuan operator

10.    LAIN-LAIN, SEBUTKAN:




WEAKNESS (KELEMAHAN): sebutkan permasalahan utama yang timbul di dalam organisasi / perusahaan anda saat ini, berikan komentar seperlunya.
1.        PRODUK
    Harga jual
    Mutu produk
    Desain dan variasi produk
    Perlengkapan (feature) tambahan
    Pengemasan & label

2.        FUNGSI PEMASARAN
    Promosi dan iklan
    Tenaga sales

3.        DISTRIBUSI DAN PERSEDIAAN
    Kecepatan distribusi
    Ketepatan waktu pengiriman
    Ketersediaan barang

4.        PELAYANAN PELANGGAN
    Keramahan pelayanan
    Pelayanan purna jual

5.        ORGANISASI DAN SDM
    Wewenang dan delegasi
    Rekrutmen dan penempatan
    Tingkat keahlian khusus
    Tingkat pendidikan
    Pengalaman kerja
    Jumlah tenaga kerja

6.        SISTEM MANAJEMEN
    Sistem pembukuan (akuntansi)
    Sistem administrasi

7.        PRODUKSI
    Biaya produksi
    Perencanaan produksi
    Kapasitas produksi
    Kemampuan pemenuhan order
    Fasilitas produksi
    Penanganan limbah produksi

8.        TEKNOLOGI
    Penggunaan teknologi modern

9.        PEMANFAATAN TI
    Pemahaman manfaat TI
    Ketersediaan perangkat keras
    Ketersediaan perangkat lunak
    Kemampuan operator

10.    LAIN-LAIN, SEBUTKAN:





OPPORTUNITIES (PELUANG): sebutkan kesempatan atau peluang yang datangnya dari luar organisasi yang mungkin dapat diraih oleh organisasi anda saat ini, berikan komentar seperlunya.
1.        PERSAINGAN
    Persaingan untuk usaha sejenis
    Persaingan untuk produk substitusi
    Produk import

2.        PEMODALAN
    Hubungan dengan lembaga keuangan (perbankan)
    Kemudahan mendapatkan pinjaman
    Tingkat suku bunga kredit

3.        KEBIJAKAN PEMERINTAH
    Perijinan dan birokrasi
    Peraturan pemerintah
    Perpajakan
    Kemudahan pengurusan eksport
    Kebijakan fiskal

4.        PELUANG PASAR
    Akses dan informasi pasar
    Permintaan pasar
    Perilaku pasar

5.        PROTEKSI PASAR EKSPORT
    Proteksi pasar eksport

6.        KEMAJUAN TEKNOLOGI
    Perkembangan teknologi produksi
    Perkembangan TI

7.        TENAGA KERJA
    Ketersediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan
    Serikat pekerja

8.        BAHAN BAKU
    Mutu bahan baku
    Fluktuasi harga bahan baku
    Ketersediaan bahan baku

9.        MASYARAKAT SEKITAR
    Tuntutan lembaga konsumen
    Sikap masyarakat terhadap produk

10.    KONDISI PEREKONOMIAN
    Kondisi perekonomian dan perbankan (keuangan)
    Tingkat suku bunga deposito

11.    LAIN-LAIN, SEBUTKAN:




THREATS (HAMBATAN): sebutkan ancaman atau hambatan yang datangnya dari luar organisasi yang mungkin dapat diraih oleh organisasi anda saat ini, berikan komentar seperlunya.
1.        PERSAINGAN
    Persaingan untuk usaha sejenis
    Persaingan untuk produk substitusi
    Produk import

2.        PEMODALAN
    Hubungan dengan lembaga keuangan (perbankan)
    Kemudahan mendapatkan pinjaman
    Tingkat suku bunga kredit

3.        KEBIJAKAN PEMERINTAH
    Perijinan dan birokrasi
    Peraturan pemerintah
    Perpajakan
    Kemudahan pengurusan eksport
    Kebijakan fiskal

4.        PELUANG PASAR
    Akses dan informasi pasar
    Permintaan pasar
    Perilaku pasar

5.        PROTEKSI PASAR EKSPORT
    Proteksi pasar eksport

6.        KEMAJUAN TEKNOLOGI
    Perkembangan teknologi produksi
    Perkembangan TI

7.        TENAGA KERJA
    Ketersediaan tenaga kerja sesuai kebutuhan
    Serikat pekerja

8.        BAHAN BAKU
    Mutu bahan baku
    Fluktuasi harga bahan baku
    Ketersediaan bahan baku

9.        MASYARAKAT SEKITAR
    Tuntutan lembaga konsumen
    Sikap masyarakat terhadap produk

10.    KONDISI PEREKONOMIAN
    Kondisi perekonomian dan perbankan (keuangan)
    Tingkat suku bunga deposito

11.    LAIN-LAIN, SEBUTKAN:






B.    KELENGKAPAN PERIJINAN



 
 


C.     PETA LOKASI



 
 


D.     FOTO PRODUK



 
 


E.     DOKUMENTASI PRODUKSI